MTs Nurul Falah Al-Amin Jenguk Alumni Korban Kecelakaan, Beri Dukungan dan Bantuan

PRINGSEWU, Potensinasional.id— Kepedulian terhadap para alumni ditunjukkan keluarga besar MTs Nurul Falah Al-Amin Pardasuka, Kabupaten Pringsewu. Pihak madrasah menjenguk Al Kahfi, salah satu lulusan mereka yang tengah menjalani masa pemulihan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.

Kunjungan tersebut dilakukan pada Rabu (23/9/2026) dan dipimpin langsung Kepala MTs Nurul Falah Al-Amin, Nina Sakina, S.Pd., S.Fil. Ia didampingi Waka Kurikulum Putri Mayang Sari, S.Pd., serta Bendahara Harian Aisya.

Selain memberikan dukungan moral, pihak madrasah juga menyerahkan bantuan kepada keluarga Al Kahfi sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan kebutuhan selama masa pemulihan.

Al Kahfi yang kini menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Pardasuka sebelumnya merupakan siswa MTs Nurul Falah Al-Amin. Karena itu, pihak madrasah menilai hubungan dengan alumni tetap menjadi bagian dari ikatan keluarga besar madrasah meski yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikan.

Berdasarkan keterangan keluarga, kecelakaan yang dialami Al Kahfi terjadi pada 19 September 2026. Saat itu, ia tengah berboncengan dengan dua orang temannya. Kendaraan yang mereka tumpangi terlibat tabrakan dengan mobil Toyota Avanza di wilayah Ujung Gunung S, Pekon Pardasuka, Kecamatan Pardasuka.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTs Nurul Falah Al-Amin, Nina Sakina, menyampaikan doa dan harapan agar Al Kahfi segera pulih dan dapat kembali mengikuti aktivitas pendidikan seperti biasa.

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami Al Kahfi. Semoga segera diberikan kesembuhan, dipulihkan kesehatannya, dan bisa kembali bersekolah serta berkumpul bersama teman-temannya,” ungkap Nina.

Keluarga besar MTs Nurul Falah Al-Amin juga memberikan pesan penyemangat kepada Al Kahfi agar tetap kuat menjalani masa pemulihan.

“Semoga cepat sembuh, kamu adalah lulusan MTs NFA. Tetap semangat, semangat, semangat!”

Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian MTs Nurul Falah Al-Amin Pardasuka terhadap salah satu alumninya. Bagi pihak madrasah, ikatan kekeluargaan tidak berakhir setelah seorang siswa menyelesaikan pendidikan, tetapi tetap terjalin melalui perhatian dan kepedulian terhadap kondisi para alumni. (Bp)