PRINGSEWU, http://potensinasional.id – Delapan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di Aula Utama Kantor Pemkab setempat, pada Selasa, 13 Oktober 2026. Prosesi pelantikan turut dihadiri Wabup Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah Ir.M.Andi Purwanto, S.T., M.T. beserta jajaran pemerintah daerah.
Para pejabat itu, yakni Idham Albazami, S.Sos., M.M. sebagai Camat Pardasuka, Dedi Mashuri, M.M. (Kabag Umum Setdakab), Rustadi Wijaya, S.Sos. (Kabag Perekonomian dan SDA), Nofrizaldo, S.H., M.H. (Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD), dr.Hadi Muhtarom (Sekretaris Dinas Kesehatan), Enda Faksi Jaya, S.T., M.M. (Sekretaris Badan Pendapatan Daerah), Imanda Amin Abri, S.KM., M.M. (Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan), serta Yoppy Kurniawan, S.H., M.H. (Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian).

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dalam sambutannya mengatakan Pemkab Pringsewu terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, transparan, akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut membutuhkan ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan administratif, tetapi juga berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan serta semangat untuk terus melakukan perbaikan.
“Dalam konteks tersebut, pejabat administrator memiliki peran sangat strategis sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dan pelaksanaan tugas operasional di lapangan. Serta dituntut mampu menerjemahkan kebijakan menjadi program dan kegiatan terarah, mengoordinasikan pelaksanaan pekerjaan, mengendalikan kinerja bawahan, serta memastikan setiap target tercapai secara efektif dan efisien,” ujarnya.

Riyanto juga menegaskan bahwa keberhasilan perangkat daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pimpinan, tetapi juga kemampuan pejabat administrator dalam menggerakkan organisasi, membangun kerja sama, menyelesaikan persoalan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik.
“Karena itu, saya meminta seluruh pejabat mampu bekerja sungguh-sungguh, cepat, tepat dan bertanggung jawab, menghindari pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas dan penyelesaian administrasi semata. Namun, jadikan setiap tugas sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya. (Ra)










