Nias Utara – Potensinasional.id. Sejumlah aktivis dari Kota Gunungsitoli mendatangi keluarga almarhumah Jance Zebua di Desa Hilinaa, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Nias Utara, Sabtu (13/6/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mendesak aparat menuntaskan penyelidikan kasus dugaan pembunuhan siswi tersebut.
Rombongan yang tergabung dalam gerakan kepedulian masyarakat Kota Gunungsitoli menyambangi kediaman keluarga korban di Dusun 2, Desa Hilinaa. Selain menyampaikan duka cita, mereka juga menyerahkan bantuan kemanusiaan. Keluarga korban diketahui kembali berduka setelah kakek almarhumah meninggal dunia.
Selain solidaritas, para aktivis meninjau langsung perkembangan penanganan perkara yang hingga kini masih menyita perhatian publik Nias. Sebelumnya, Polres Nias bersama tim Polda Sumatera Utara telah melakukan olah tempat kejadian perkara, pengumpulan keterangan, dan dokumentasi fakta di lokasi.
Koordinator rombongan, Yason Yonata Gea, http://S.Pd, menegaskan kehadiran mereka sebagai bentuk kontrol sosial, bukan intervensi hukum.
“Kami hadir untuk mendukung agar proses hukum berjalan profesional, transparan, dan menemukan kebenaran materiil,” kata Yason, Sabtu (13/6/2026).
Ia meminta kepolisian segera mengungkap pelaku dan motif. Jika ada kendala, Yason berharap ada penjelasan terbuka ke publik melalui konferensi pers agar tidak timbul spekulasi.
Ayah Jance Zebua menyampaikan terima kasih atas dukungan moral dari para aktivis di tengah duka yang berlapis.
“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian. Di tengah kesedihan karena kehilangan anak dan belum mengetahui secara pasti apa yang terjadi, kehadiran Bapak/Ibu menjadi kekuatan bagi kami,” ujarnya.
Ia hanya meminta satu hal: keadilan. “Kami tidak ingin anak kami pergi untuk selamanya tanpa mengetahui kebenaran dan siapa yang bertanggung jawab,” ucapnya.
Tokoh pemuda setempat, Alyvman Hulu, menyatakan warga paham polisi telah bekerja, namun meminta proses hukum berjalan cepat, adil, dan terbuka.
“Kami tidak meminta yang berlebihan. Kami hanya ingin kepastian hukum. Jangan sampai kasus ini berhenti menjadi cerita yang tidak selesai,” tegas Alyvman.
Menurutnya, pengungkapan kasus penting untuk menjaga rasa aman dan kepercayaan publik terhadap hukum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait perkembangan terbaru penyelidikan maupun kendala yang dihadapi dalam penanganan kasus dugaan pembunuhan Jance Zebua.
Keluarga korban dan masyarakat masih menunggu langkah lanjutan aparat penegak hukum agar fakta sebenarnya terungkap dan keadilan bagi korban dapat diwujudkan.
[Darmawan Zalukhu]
