ADILUWIH, http://potensinasional.id – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menghadiri acara Sannipatta Waisak 2570 di Vihara Dipa Prabhava, Pekon Waringinsari Timur, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, pada Minggu (7 Juni 2026). Acara ini dihadiri jajaran pemerintah kabupaten beserta para pemuka agama dan umat Budha Pringsewu.
Bupati mengatakan Waisak merupakan peristiwa sangat sakral bagi umat Buddha yakni memperingati tiga peristiwa agung yang dikenal sebagai Tri Suci Waisak, yaitu lahirnya Pangeran Siddharta Gautama, tercapainya Pencerahan Buddha oleh Pangeran Siddharta yang kemudian menjadi Buddha, serta Parinibbana atau wafatnya Sang Buddha. Ketiga peristiwa suci tersebut mengandung nilai-nilai luhur yang senantiasa bermakna sepanjang zaman.
“Tema Waisak tahun ini yaitu Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia, mengandung pesan sangat mendalam, dimana cinta kasih merupakan kunci utama dalam membangun hubungan harmonis antarsesama. Sedangkan perdamaian adalah cita-cita bersama yang perlu terus dipelihara, dirawat dan diperjuangkan,” ujarnya.
Dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, kata Bupati, semangat cinta kasih dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, saling membantu dan saling memahami perbedaan. Ketika nilai-nilai tersebut tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga perdamaian tidak hanya menjadi harapan, tetapi menjadi kenyataan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat Pringsewu, yang dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kerukunan dan kebersamaan.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong serta merawat kerukunan antarumat beragama sebagai modal penting dalam mewujudkan pembangunan. Mari jadikan perayaan Waisak sebagai momentum mmemperkuat dan menumbuhkan cinta kasih kepada sesama manusia, lingkungan, serta bangsa dan negara. Melalui cinta kasih yang tulus, kita dapat menumbuhkan kedamaian, dan dengan kedamaian kita membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ucapnya. (Ra)