Pesisir Barat, Potensinasional.id – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun dalam beberapa hari terakhir menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah wilayah Kabupaten Pesisir Barat, khususnya di Pekon Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Rabu (3/12/2025).
Berdasarkan keterangan warga, hujan mulai mengguyur wilayah Bengkunat sejak pukul 13.30 WIB. Sekitar pukul 16.00 WIB, debit Sungai Pemerihan meningkat hingga meluap ke permukiman warga. Akibatnya, pekarangan rumah serta dua titik di Jalan Lintas Tanggamus–Krui tergenang air.
Pada pukul 18.30 WIB, luapan air kembali meningkat dan merendam wilayah Pemangku Sri Mulyo dan Sukoharjo 2, Pekon Pemerihan. Sejumlah rumah warga terendam, sementara genangan di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera mencapai ketinggian antara 10 hingga 50 cm.
Situasi mulai membaik sekitar pukul 22.00 WIB ketika air sungai berangsur surut. Warga mulai membersihkan rumah dan pekarangan yang terdampak, sementara arus lalu lintas di Jalinbar kembali dibuka dengan sistem buka-tutup. Pada pukul 24.00 WIB, luapan air dinyatakan surut sepenuhnya.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kabag Ops Polres Pesisir Barat KOMPOL Rohmadi, S.H., menjelaskan bahwa luapan air dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sejak siang hingga malam hari.
“Masyarakat, khususnya yang tinggal dekat aliran sungai, diimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada. Debit air bisa meningkat dengan cepat,” ujarnya.
KOMPOL Rohmadi juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sejumlah rumah warga terdampak banjir, terutama di Pemangku Sri Mulyo sebanyak 9 rumah dan 1 masjid, serta di Pemangku Sukoharjo 2 sebanyak 10 rumah yang ikut terendam.
(Z.Abidin/Azpan)










