PRINGSEWU, Potensinasional.id — Davit Segara resmi menjabat sebagai Ketua Lembaga Lintas Media Independen Bersinergi (Lin-MIB) Kabupaten Pringsewu untuk masa bakti 1 Januari 2026 hingga 1 Januari 2028. Penetapan tersebut ditandai dengan diterbitkannya Surat Kuasa dari pendiri Lin-MIB pada 1 Januari 2026.
Pengangkatan Davit Segara tertuang dalam Surat Kuasa Nomor 010/Lin-MIB/I/2026 yang ditandatangani oleh Sahirun dan Erwandi selaku pendiri Lin-MIB. Melalui surat tersebut, Davit Segara diberikan mandat penuh untuk memimpin, mengoordinasikan, serta menjalankan seluruh aktivitas kelembagaan Lin-MIB di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Dalam keterangannya, Davit Segara menyampaikan bahwa amanah yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh profesionalisme, transparansi, dan integritas, terutama dalam menjaga independensi pers.
“Kepercayaan ini bukan sekadar jabatan struktural, tetapi tanggung jawab moral untuk menjadikan Lin-MIB sebagai wadah yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, keberimbangan informasi, serta kepentingan publik,” ujar Davit Segara.
Davit Segara dikenal sebagai wartawan profesional yang telah mengantongi sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Wartawan Utama dari Dewan Pers pada tahun 2025, yang merupakan jenjang tertinggi dalam standar kompetensi wartawan nasional. Bahkan, ia meraih predikat terbaik dalam pelaksanaan UKW Dewan Pers yang difasilitasi oleh London School pada tahun yang sama.
Menurutnya, bekal kompetensi dan pengalaman tersebut akan dijadikan fondasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di internal Lin-MIB Kabupaten Pringsewu, khususnya dalam penerapan kode etik jurnalistik serta peningkatan profesionalisme pers.
Selain Ketua, kepengurusan Lin-MIB Kabupaten Pringsewu juga diperkuat oleh Dodi Setiawan, S.Kom sebagai Sekretaris dan Adi Kiswanto, S.Kom sebagai Bendahara, yang akan mendukung jalannya roda organisasi dan program kerja Lin-MIB ke depan.
Dengan kepemimpinan baru ini, Lin-MIB Kabupaten Pringsewu diharapkan mampu tumbuh sebagai organisasi media yang profesional, independen, dan berperan aktif dalam menciptakan ekosistem pers yang sehat, kredibel, dan bertanggung jawab di daerah.
(Merliyansyah)









