Pringsewu, Potensinasional.id – Hujan yang mengguyur semalaman menyisakan jejak kerusakan parah di sejumlah ruas jalan Kabupaten Pringsewu. Salah satunya terjadi di Kecamatan Pagelaran Utara, tepatnya di simpang tiga menuju Banyumas. Genangan air menutupi permukaan jalan yang sudah lama rusak, menyembunyikan lubang-lubang besar yang kerap menjebak para pengendara.
Kondisi ini menuai keprihatinan dari berbagai pihak, salah satunya Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Pringsewu, Davit Segara. Pagi tadi, Senin (14/4), ia turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan dan mendokumentasikannya sebagai bahan laporan resmi ke berbagai instansi terkait.
“Bayangkan, ini akses utama. Anak-anak sekolah, ambulans, semua lewat sini. Tapi kondisinya seperti ini, seperti tak ada yang peduli,” ujar Davit kepada warga di lokasi.
Davit menyaksikan sendiri bagaimana kendaraan terjebak, sebagian bahkan mogok di tengah jalan. Beberapa pengendara sepeda motor memilih memutar arah demi menghindari kerusakan lebih lanjut. Bagi Davit, kondisi ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga menyangkut hak dasar masyarakat terhadap akses pendidikan, kesehatan, dan penghidupan yang layak.
Ia mengaku telah mengumpulkan berbagai keluhan warga, termasuk kisah seorang ibu di Adiluwih yang harus menggendong anaknya melewati jalan berlumpur karena motornya tak mampu melintas, serta seorang guru yang harus berangkat lebih pagi untuk menghindari keterlambatan akibat kondisi jalan.
“Kita sudah terlalu sering diam. Sekarang saatnya bicara. Wartawan bukan hanya peliput, tapi penyambung suara-suara yang tertinggal,” tegasnya.
Dokumentasi dan laporan yang ia kumpulkan akan segera dikirimkan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait. Ia berharap, suara-suara masyarakat yang selama ini terpendam bisa sampai ke telinga para pemangku kepentingan.
Sore harinya, hujan kembali turun. Namun Davit tetap bertahan di lokasi. Dengan tekad kuat, ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan perbaikan jalan demi masa depan yang lebih layak bagi warga Pringsewu.
Reporter: Deni Akbarianto
Editor: Borneo