WAY KANAN, Potensinasional.id – Kemah Insan Cita 2026 digelar di kawasan Kilometer 16, Kampung Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., ini diikuti pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan sederajat di Kabupaten Way Kanan.
Kegiatan tersebut menjadi ruang pengembangan diri bagi para pelajar sekaligus wadah untuk membangun kebersamaan, bertukar gagasan, serta memperluas wawasan mengenai pendidikan, kepemimpinan, organisasi, dan kehidupan bermasyarakat.
Kemah Insan Cita 2026 merupakan inisiatif mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang melibatkan HMI Komisariat Baradatu, Forum Pelajar Lampung (FPL), HIPO, serta Griya Jejama (GJ) Kabupaten Way Kanan.
Melalui kegiatan ini, para pelajar dari berbagai latar belakang sekolah diberikan kesempatan untuk saling mengenal, mengembangkan potensi, dan menyampaikan pemikiran mengenai berbagai persoalan serta pembangunan daerah.
Salah satu penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan wadah pengembangan diri kepada para pelajar Way Kanan.
“Kami berharap pelajar Way Kanan mengetahui bahwa mereka memiliki wadah untuk mengembangkan diri, bertukar gagasan, dan menyumbangkan pikiran untuk membangun negeri, khususnya Kabupaten Way Kanan,” ujarnya.
Dorong Minat Pelajar Melanjutkan Pendidikan
Selain pengembangan potensi dan kepemimpinan, Kemah Insan Cita 2026 juga diarahkan untuk meningkatkan motivasi pelajar dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Kolaborasi antara HMI, FPL, HIPO, dan GJ Kabupaten Way Kanan turut menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai peluang pendidikan tinggi kepada generasi muda, termasuk keberadaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Lampung (Unila) di Way Kanan.
Dalam sambutannya, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap akses dan kesempatan pendidikan bagi generasi muda.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Way Kanan telah menjalin kerja sama dengan Universitas Lampung melalui nota kesepahaman atau MoU, khususnya terkait PSDKU. Selain itu, pemerintah daerah juga menyediakan berbagai program beasiswa bagi anak-anak daerah.
“Pemerintah Kabupaten Way Kanan telah melakukan MoU dengan Universitas Lampung, khususnya terkait PSDKU. Pemerintah juga menyediakan banyak sekali beasiswa bagi anak-anak daerah Way Kanan. Namun, kuota yang tersedia masih belum terpenuhi,” ujar Ayu.
Ia menilai, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena masih terdapat peluang pendidikan yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh generasi muda.
“Ini menunjukkan masih kurangnya minat anak-anak kita saat ini untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” lanjutnya.
Ayu berharap informasi mengenai peluang pendidikan dapat terus diperluas agar para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pendidikan tinggi bagi masa depan mereka.
“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Way Kanan terus mendukung anak-anak dalam hal pendidikan. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang mau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sehingga nantinya dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan mewujudkan Way Kanan yang unggul,” tuturnya.
Bangun Kolaborasi Generasi Muda
Kemah Insan Cita 2026 juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa dan organisasi kepemudaan dalam membangun ruang dialog bagi generasi muda di Kabupaten Way Kanan.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar tidak hanya mendapatkan informasi dan wawasan baru, tetapi juga didorong untuk berani menyampaikan pendapat, mengembangkan ide, serta memahami peran generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.
Sinergi antara mahasiswa, organisasi kepemudaan, pelajar, dan pemerintah daerah diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Way Kanan.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi yang aktif, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Erwansyah
Kabiro Potensinasional.id Way Kanan
