PRINGSEWU, Potensinasional.id – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pringsewu terus memperkuat pembinaan keagamaan dan kaderisasi melalui kegiatan Pengajian Ahad Pagi Bulanan yang digelar di Masjid Jami Al Ikhlas, Sinar Waya, Kecamatan Adiluwih, Ahad (4/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB tersebut diikuti jamaah dan kader Muhammadiyah dari berbagai unsur. Pengajian kali ini mengangkat tema “Menguatkan Ideologi dan Peningkatan Pengetahuan Islam, Mewujudkan Pribadi yang Unggul dan Berkemajuan.”
Ketua PDM Kabupaten Pringsewu, H. Giarto, S.Ag., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah, Majelis Tabligh, serta jajaran Muhammadiyah Ranting Sinar Waya dan Cabang Adiluwih yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Giarto, pengajian rutin merupakan salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman keislaman, meningkatkan kualitas keimanan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga Muhammadiyah.
Ia juga menegaskan bahwa forum pengajian tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu agama, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dan penyampaian informasi mengenai berbagai program serta kegiatan Muhammadiyah, baik di tingkat ranting, cabang maupun daerah.
Melalui kegiatan tersebut, Giarto berharap dapat terbentuk kader Muhammadiyah yang tangguh, memiliki pemahaman Islam yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia turut mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus menghidupkan semangat gerakan dakwah dan meningkatkan kebersamaan, termasuk dalam menyambut serta menyemarakkan Milad Muhammadiyah di Kabupaten Pringsewu.
Sementara itu, materi pengajian disampaikan oleh Ustaz Fadhoil, S.Pd., Pleno PDM Tanggamus. Dalam pemaparannya, ia mengulas kondisi masyarakat pada masa jahiliah sebelum dan pada awal penyebaran Islam, serta mengangkat keteladanan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan risalah Islam di tengah berbagai tantangan.
Ustaz Fadhoil mengajak para jamaah untuk mengambil hikmah dari perjalanan dakwah Rasulullah SAW, terutama mengenai nilai kesabaran, keteguhan hati, keikhlasan, dan konsistensi dalam memperjuangkan ajaran Islam.
Nilai-nilai tersebut, menurutnya, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas ibadah, penguatan keimanan, serta pendalaman pemahaman terhadap ajaran Islam.
Pada kesempatan itu, Giarto kembali mengingatkan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, pengembangan ilmu pengetahuan keislaman, serta penguatan gerakan dakwah Muhammadiyah.
Ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah agar tidak hanya menjadikan masjid sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga sebagai wadah membangun kebersamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan kepedulian sosial.
“Mari kita terus bergerak bersama dengan memakmurkan masjid dan memakmurkan jamaahnya,” demikian pesan Ketua PDM Pringsewu tersebut.
Melalui Pengajian Ahad Pagi Bulanan ini, PDM Kabupaten Pringsewu berharap semangat dakwah, peningkatan wawasan keislaman, penguatan ideologi, dan kaderisasi Muhammadiyah semakin berkembang serta mampu memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.
(BP)
