Pesisir Barat, Potensinasional.id – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, menuai sorotan. Sejumlah wali murid SDN 42 Krui mengeluhkan porsi dan jenis makanan yang diberikan kepada siswa selama Ramadan, Selasa (24/2/2026).
Para orang tua menilai menu yang diterima anak-anak tidak mencerminkan standar gizi maupun nilai anggaran yang telah ditetapkan pemerintah. Berdasarkan keterangan wali murid, paket makanan yang dibagikan hanya berupa susu, satu buah jeruk ukuran kecil, roti, dan kacang kemasan kecil.
Salah satu wali murid menyebutkan, jika dihitung secara nominal, nilai makanan tersebut diperkirakan tidak mencapai alokasi anggaran yang diinformasikan.
“Kalau dihitung, mungkin sekitar Rp5.000. Sementara informasi yang kami terima untuk siswa SD sekitar Rp8.000 per anak. Kami ingin kejelasan terkait selisihnya,” ujarnya.
Wali murid meminta agar pelaksanaan program MBG diawasi secara ketat dan dilakukan evaluasi menyeluruh. Mereka menilai transparansi anggaran penting, mengingat program tersebut berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi dan kesehatan siswa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola program maupun instansi terkait di Kecamatan Ngambur belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. (Zainal)









