Muara Teweh, Barito Utara, Potensinasional.id– Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menggelar ibadah dan perayaan Natal bersama pada Jumat, 16 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Antang, Muara Teweh, ini diikuti dengan penuh sukacita oleh seluruh keluarga besar Toraja yang bermukim di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana, Budi Pasapan, dalam sambutannya menyampaikan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan penyertaan-Nya sehingga seluruh rangkaian ibadah Natal dapat terlaksana dengan baik dan dihadiri dalam keadaan sehat. Ia menegaskan bahwa perayaan Natal menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkokoh iman keluarga besar Toraja di perantauan.
Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Tema tersebut dimaknai sebagai ajakan untuk menempatkan nilai-nilai kekeluargaan, kasih, dan iman sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tamu kehormatan, di antaranya Wakil Bupati Barito Utara yang diwakili oleh Asisten II, Girsang, S.P., Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Barito Utara Pdt. Geringsingan Yosua, M.Th., M.Pd.K., Ketua Resort Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Muara Teweh, para penasihat IKT, tokoh lintas kerukunan umat beragama, para pastor, suster, hamba-hamba Tuhan, serta undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah Natal yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan persembahan puji-pujian dan kesaksian iman yang menginspirasi. Suasana semakin meriah dengan penampilan tarian khas Toraja yang dibawakan oleh para wanita, serta tarian dari anak-anak laki-laki Toraja sambil menunggu pencabutan undian door prize.
Salah satu momen yang mengundang gelak tawa dan menambah kehangatan acara adalah kesaksian Pak Silas, yang menyampaikan cerita tentang cucunya hasil pernikahan lintas budaya Dayak dan Toraja. Ia menyebut cucunya dengan istilah “Dato”, yang dimaknainya sebagai Dayak Toraja, sehingga menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan di antara para hadirin.
Perayaan Natal ini terselenggara berkat dukungan swadaya anggota Ikatan Keluarga Toraja serta para donatur yang dengan tulus berpartisipasi demi kelancaran kegiatan.
Menutup laporannya, Budi Pasapan menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. Ia berharap semangat Natal dapat membawa damai, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan iman seluruh keluarga besar Toraja, sekaligus menegaskan komitmen IKT untuk terus menjaga kebersamaan dan nilai-nilai kekeluargaan dalam kehidupan masyarakat Muara Teweh dan sekitarnya.
(Henry, A)











