PMII Pringsewu Tegas: Tolak Pergeseran Posisi Kader di Tubuh KNPI

Pringsewu, Potensinasional.id – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pringsewu menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait kepastian posisi kadernya dalam struktur kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pringsewu.

Ketua Umum PC PMII Pringsewu, Faisal Abung, menegaskan bahwa posisi kader PMII yang telah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah dan surat keputusan (SK) resmi tidak boleh diganggu gugat oleh pihak mana pun. Menurutnya, kehadiran kader PMII di KNPI bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk partisipasi aktif dalam mengawal arah gerakan pemuda agar tetap progresif, inklusif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Jika pada saat pelantikan nanti ada perubahan posisi jabatan, maka PMII pastikan acara tersebut tidak akan selesai sampai akhir. Seluruh kader dan alumni akan menarik diri dari kepengurusan KNPI Pringsewu,” tegas Abung, Kamis (28/8/2025).

PMII Pringsewu menilai kejelasan posisi kader sangat penting untuk menjaga soliditas pemuda di daerah. Mereka mendesak pihak terkait untuk memberikan kepastian dan memastikan tidak terjadi kekaburan maupun tumpang tindih dalam struktur kepengurusan KNPI.

Dalam pernyataan resminya, PMII Pringsewu menegaskan tiga hal utama:

  1. Kader PMII harus mendapatkan posisi yang proporsional sesuai hasil kesepakatan musyawarah.
  2. KNPI harus menjadi rumah besar pemuda yang terbuka, demokratis, dan independen.
  3. Gerakan kepemudaan di Pringsewu harus berjalan dengan semangat sinergi dan kolaborasi, bukan saling melemahkan.

“Pernyataan ini kami sampaikan sebagai bentuk komitmen PMII dalam menjaga marwah kepemudaan di Kabupaten Pringsewu,” tutup Faisal Abung. (Borneo)