PRINGSEWU, Potensinasional.id – Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Rizal Agusty, dari Komisi IV Fraksi NasDem, memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial dan menampilkan dirinya saat mengikuti rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato Presiden.
Dalam video yang beredar, Rizal terlihat dalam posisi menunduk sehingga memunculkan anggapan dirinya sedang tertidur saat mengikuti rapat. Namun, Rizal membantah anggapan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak sedang tidur.
Kepada awak media Potensinasional.id, Rizal menjelaskan bahwa posisi menunduk tersebut terjadi karena dirinya sedang mendengarkan voice note (VN) yang dikirimkan oleh anaknya melalui telepon seluler.
“Nama saya Rizal Agusty, anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Komisi IV Fraksi NasDem. Saya menyanggah apa yang diberitakan terkait tertidurnya saya di ruangan rapat saat mendengarkan pidato Presiden,” ujar Rizal.
Menurutnya, penjelasan mengenai kejadian tersebut sebenarnya telah ia sampaikan berulang kali kepada sejumlah awak media setelah rapat paripurna selesai.
“Sudah saya jelaskan berulang-ulang di ruangan rapat setelah selesainya rapat bahwa saya itu tidak sedang tidur, melainkan sedang merunduk mendengarkan VN dari anak saya yang sedang mengikuti Jamnas di Cibubur,” jelasnya.
Rizal mengatakan, dirinya sengaja memperhatikan pesan suara tersebut karena merasa khawatir dengan kondisi anaknya yang sedang mengikuti kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur.
“Karena saya takut terjadi apa-apa dengan anak saya, jadi saya terpaksa merunduk untuk mendengarkan VN dari anak saya,” ungkapnya.
Ia menegaskan, posisi tubuh yang terekam dalam video tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa dirinya tertidur. Menurut Rizal, video yang beredar di media sosial seharusnya ditampilkan secara utuh agar masyarakat mendapatkan gambaran dan konteks kejadian yang sebenarnya.
Rizal juga meminta pihak yang membuat atau menyebarkan konten agar tidak hanya menggunakan potongan video yang dapat menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
“Kalau mau membuat konten, silakan. Tapi jangan memotong video panjangnya, agar masyarakat tidak salah persepsi,” tegas Rizal.
Sebelumnya, potongan video yang memperlihatkan Rizal dalam posisi menunduk saat rapat paripurna menjadi perhatian di media sosial. Video tersebut kemudian menimbulkan berbagai komentar dan persepsi dari masyarakat mengenai sikap anggota DPRD saat mengikuti agenda resmi lembaga legislatif.
Atas beredarnya video tersebut, Rizal memilih memberikan klarifikasi agar masyarakat mengetahui konteks sebenarnya di balik posisi dirinya yang terlihat menunduk dalam rekaman tersebut.
Ia berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi kesalahpahaman dan masyarakat dapat melihat informasi secara utuh sebelum mengambil kesimpulan. (Borneo)
