Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih, JAGALMU Pringsewu Gelar Pelatihan “Asah Bilah

PRINGSEWU, Potensinasional.id– Jagal Halal Muhammadiyah (JAGALMU) Kabupaten Pringsewu menggelar pelatihan intensif bertajuk “Asah Bilah” di SMA Muhammadiyah Pringsewu, Ahad (19/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis para juru sembelih guna menjamin kehalalan serta profesionalisme sesuai syariat Islam.

Ketua JAGALMU Pringsewu, Sonianto, mengatakan ketajaman alat sembelih menjadi faktor penting yang menentukan kualitas ibadah sekaligus higienitas daging. Menurutnya, proses mengasah bilah bukan sekadar menajamkan alat, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral juru sembelih terhadap kehalalan konsumsi umat.

“Juru sembelih bertanggung jawab penuh terhadap kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat. Karena itu, alat harus benar-benar tajam agar proses penyembelihan cepat dan sesuai syariat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pringsewu. Sekretaris PDM Pringsewu, Rifan Sahara, menilai kebutuhan jagal halal yang kompeten dan tersertifikasi semakin mendesak, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Adha.

Untuk memastikan standar pelatihan, panitia menghadirkan narasumber bersertifikasi BNSP JAGALMU, Ahmad Wahyudi. Ia memberikan materi teknik pengasahan modern yang presisi serta praktik langsung kepada peserta.

Pelatihan “Asah Bilah” menitikberatkan pada praktik (hands-on) dengan sejumlah materi utama, di antaranya teknik grit progress dari batu kasar hingga halus, uji ketajaman bilah agar mampu menyembelih dalam satu sayatan cepat, serta penerapan aspek ihsan guna meminimalkan penderitaan hewan sesuai tuntunan agama.

Dengan mengusung tagline “Asah Bilah, Asah Keikhlasan, Menjadi Juru Sembelih yang Amanah dan Profesional”, JAGALMU Pringsewu berharap kualitas pemotongan hewan—baik untuk kebutuhan harian maupun kurban—di wilayah Pringsewu dapat mencapai standar tertinggi secara teknis dan syar’i. (BP)