Bupati Pringsewu Lepas Kontingen FESLA Ke Kejurnas FESPATI 2026

PRINGSEWU, http://potensinasional.id – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas yang juga Ketua Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) Provinsi Lampung melepas Kontingen FESPATI Lampung (FESLA) yang akan mengikuti Kejuaraan Nasional FESPATI 2026 di Vila Bukit Tidar, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, 22-24 Agustus 2026. Pada Kejurnas ini, FESPATI Lampung mengirimkan 35 atlet panahan tradisional yang akan terjun di berbagai kategori.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Ihsan Hendrawan beserta jajaran pemerintah daerah, KORMI serta FESPATI Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu, pada acara pelepasan di depan Kantor Bupati Pringsewu, pada Kamis, 20 Agustus 2026, berpesan kepada seluruh anggota kontingen untuk selalu menjaga nama baik daerah dan bertanding dengan hati. Menurutnya, panahan tradisional bukan hanya tentang teknik dan ketepatan membidik sasaran, namun ada ketenangan, konsentrasi, mental, doa, dan keyakinan di dalamnya.

“Selain itu, agar senantiasa menjaga kekompakan, dengan saling mendukung, saling menguatkan, dan saling mengingatkan. Jangan ada yang merasa paling hebat ataupun merasa sendirian. Patuhi arahan manager, pelatih, dan official, karena setiap orang memiliki peran, dan keberhasilan sebuah kontingen tidak pernah lahir dari satu orang saja,” ujarnya.

Selanjutnya, Riyanto Pamungkas juga berpesan kepada seluruh anggota kontingen FESPATI Lampung untuk pulang dengan membawa prestasi. Meskipun tidak dituntut harus selalu menjadi juara, namun harus berangkat dengan keyakinan dan bertanding dengan keberanian, serta pulang dengan kebanggaan, dengan memberikan kemampuan terbaik yang dimiliki.

“Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus daerah, ketua dan pengurus cabang, sponsor, orang tua atlet, pelatih, manager, official, serta seluruh pihak yang mendukung, baik tenaga, pikiran, waktu, maupun materi. Mari kita tunjukkan FESPATI Lampung tidak hanya mampu melahirkan pemanah berprestasi, tetapi juga atlet-atlet berkarakter, berakhlak, dan membanggakan,” pungkasnya. (ra)