PRINGSEWU, Potensinasional.id— Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Ketua Karang Taruna Kecamatan Pardasuka, dr. Subhan Padilah, bersama sejumlah anggota. Pada Kamis (20/8/2026), ia turun langsung meninjau rumah Mardan, warga Dusun Pampang Perda, Desa Kedaung, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, yang ambruk hingga rata dengan tanah.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian Karang Taruna Kecamatan Pardasuka terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan keluarga terdampak.
Dalam peninjauan itu, dr. Subhan Padilah yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Pardasuka melakukan mitigasi dengan memetakan kebutuhan mendesak keluarga Mardan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi dasar agar bantuan yang nantinya diberikan berbagai pihak benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
«“Kami datang untuk melihat langsung kondisi keluarga Pak Mardan dan memetakan kebutuhan apa saja yang diperlukan. Mudah-mudahan dengan kebersamaan dan gotong royong, kita bisa membantu meringankan beban keluarga beliau,” ujar dr. Subhan Padilah.»
Kehadiran Ketua Karang Taruna Kecamatan Pardasuka mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai Karang Taruna tidak hanya berperan sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga mampu hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah.
Rumah Ambruk Saat Hujan
Mardan, pemilik rumah sekaligus seorang ayah dengan satu anak, menceritakan bahwa rumah yang selama ini ditempatinya tiba-tiba ambruk sekitar pukul 03.15 WIB pada Kamis dini hari ketika hujan ringan berlangsung.
Saat kejadian, Mardan bersama anaknya masih berada di dalam rumah. Keduanya sempat tertimpa reruntuhan bangunan.
Beruntung, ketua RT setempat yang masih memiliki hubungan kerabat dengan Mardan segera datang setelah mendengar suara bangunan ambruk. Ia kemudian membantu menyelamatkan Mardan dan anaknya dari reruntuhan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, Mardan mengalami luka ringan pada bagian tangan sebelah kiri.
Kini, rumah tersebut sudah tidak dapat ditempati karena bangunan telah ambruk dan rata dengan tanah. Kondisi itu membuat Mardan dan keluarganya membutuhkan bantuan untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman.
Mardan berharap kepedulian berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga sosial, para dermawan hingga masyarakat luas dapat membantu meringankan beban keluarganya.
«“Kami berharap ada banyak pihak yang tergerak untuk membantu. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan tentu sangat berarti bagi keluarga kami,” harap Mardan.»
Musibah yang dialami keluarga Mardan menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Peninjauan langsung yang dilakukan Karang Taruna Kecamatan Pardasuka diharapkan menjadi langkah awal untuk menggalang perhatian dan dukungan lebih luas bagi keluarga yang terdampak. (BP)









