Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Rumah Swadaya,617 Masyarakat Pesisir Barat Terima Manfaat

PESISIR BARAT, Potensinasional.id-Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menyerahkan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026 kepada masyarakat penerima manfaat. Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam meningkatkan kualitas hunian sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan di Pasar Kota Krui, Rabu (9/9/2026), melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kabupaten Pesisir Barat.

Bupati Dedi Irawan secara langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang masih menempati Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar memiliki hunian yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, S.H., M.Kn., Asisten III Bidang Administrasi Umum Armen Qodar, S.P., M.M., Kepala Inspektorat Unzir, S.P., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian M. Belly Oscar, S.H., M.H., Kepala Pelaksana BPBD Herdi Wilismar, S.H., M.M., Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup (Perkim-LH) Kabupaten Pesisir Barat Amrul Haq, S.E., M.Si., Kepala Bank Lampung Pesisir Barat Risman Arif, unsur Forkopimda, para camat, para peratin, serta masyarakat penerima bantuan.

Program Bantuan Rumah Swadaya merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Pada Tahun Anggaran 2026, Bantuan Rumah Swadaya di Kabupaten Pesisir Barat bersumber dari tiga tingkatan anggaran pemerintahan.

Berdasarkan data program, sebanyak 10 penerima mendapatkan bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Pesisir Barat, 21 penerima bersumber dari APBD Provinsi Lampung, dan 605 penerima bersumber dari APBN.

Dengan demikian, total terdapat 617 penerima Bantuan Rumah Swadaya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Pesisir Barat.

Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp17,5 juta dialokasikan untuk material atau bahan bangunan, sedangkan Rp2,5 juta diperuntukkan bagi biaya atau upah tukang.

Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat meningkatkan kondisi rumah sehingga menjadi hunian yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga.

Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menyampaikan bahwa rumah memiliki arti yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, rumah bukan hanya sekadar tempat berteduh, tetapi menjadi tempat keluarga tumbuh, berkumpul, membangun kasih sayang, serta menjalani kehidupan sehari-hari.

“Rumah bukan hanya sekadar tempat untuk berteduh. Rumah merupakan tempat keluarga tumbuh, berkumpul, membangun kasih sayang, serta menjadi bagian penting dalam membentuk kehidupan yang aman dan sejahtera,” ujar Bupati.

Dedi Irawan mengatakan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus berkomitmen menghadirkan program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satunya melalui Program Bantuan Rumah Swadaya yang ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal.

“Melalui bantuan ini, kita berharap masyarakat penerima dapat memiliki rumah yang lebih layak, sehat, aman, nyaman, dan memenuhi kebutuhan dasar keluarga,” katanya.

Bupati menegaskan, program tersebut tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik bangunan rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dedi Irawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya Program Bantuan Rumah Swadaya Tahun Anggaran 2026.

Apresiasi disampaikan kepada Dinas Perkim-LH Kabupaten Pesisir Barat selaku OPD pelaksana, jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah pekon, serta masyarakat yang turut mendukung dan bergotong royong dalam pelaksanaan program.

Menurut Bupati, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.

“Pembangunan daerah tidak akan berhasil hanya dengan mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kepedulian seluruh masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap semangat gotong royong terus dipertahankan sebagai bagian dari kekuatan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat.

Kepada seluruh penerima Bantuan Rumah Swadaya, Bupati Dedi Irawan berpesan agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Masyarakat penerima juga diminta menjaga serta merawat rumah yang telah diperbaiki sehingga manfaat bantuan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jadikan rumah yang telah diperbaiki ini sebagai tempat yang nyaman bagi keluarga, tempat membangun kebersamaan, serta tempat untuk menumbuhkan harapan dan kehidupan yang lebih baik,” pesannya.

Bupati berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pesisir Barat.

Program Bantuan Rumah Swadaya Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Pesisir Barat menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak.

Dari total 617 penerima, sebanyak 586 penerima berasal dari program yang bersumber dari APBN, 21 penerima bersumber dari APBD Provinsi Lampung, dan 10 penerima bersumber dari APBD Kabupaten Pesisir Barat.

Dengan dukungan lintas pemerintahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat akan terus mendorong berbagai program yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Penyerahan Bantuan Rumah Swadaya oleh Bupati Dedi Irawan diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih layak sekaligus memperkuat komitmen pemerintah menuju Pesisir Barat yang semakin sejahtera.

 

Penulis: Zainal Abidin.