PRINGSEWU, http://potensinasional.id – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) memiliki peran strategis dalam memperkuat kehidupan sosial, menumbuhkan kepedulian, dan menjaga tata kehidupan yang demokratis, tertib, serta harmonis. Hal tersebut dikatakan Bupati Pringsewu saat membuka Sosialisasi, Pembinaan dan Pemberdayaan Ormas se-Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Pemkab setempat, pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Karena strategisnya peran ormas, kata bupati, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menempatkan ormas sebagai mitra, dimana kemitraan ini membutuhkan arah kebijakan yang jelas, yang bertumpu pada satu tujuan, yaitu membangun hubungan konstruktif antara pemerintah daerah dan ormas melalui pembinaan, pemberdayaan, kemitraan, koordinasi, dan pengawasan, yang dijalankan secara proporsional, transparan, sesuai ketentuan.
“Kebijakan pembinaan diarahkan agar ormas semakin profesional dan tertib, sedangkan pemberdayaan mendorong ormas semakin aktif berkontribusi bagi pembangunan. Sedangkan pengawasan bukan untuk membatasi ruang gerak, melainkan memastikan ormas tumbuh sehat dan dipercaya masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa hubungan pemerintah daerah dengan ormas bukanlah hubungan antara atasan dan bawahan, melainkan hubungan kemitraan, di mana pemerintah menjalankan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, sedangkan ormas memiliki peran sosial dan jaringan yang menjangkau masyarakat. Kemitraan ini bertumpu pada sinergi, komunikasi terbuka, dan saling menghargai, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan koordinasi sesuai ketentuan.
“Kami mendorong agar program ormas diarahkan pada manfaat langsung dan nyata bagi masyarakat melalui lima bidang. Masing-masing yaitu bidang sosial, dimana ormas dapat membantu warga yang membutuhkan, tanggap bencana, dan peduli kelompok rentan, bidang pendidikan melalui literasi, pendidikan karakter, wawasan kebangsaan, dan penguatan generasi muda, bidang ekonomi melalui pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan, dan pengembangan potensi ekonomi lokal, bidang lingkungan melalui kebersihan, penghijauan dan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan, serta bidang kebangsaan dan kerukunan melalui toleransi, gotongroyong, persatuan, dan kondusivitas daerah,” paparnya.
Menyadari bahwa keberagaman masyarakat Pringsewu adalah kekuatan bersama yang harus dijaga, pihaknya berharap ormas juga turut menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan, merawat toleransi, serta ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah. Apabila muncul perbedaan atau persoalan, hendaknya menjadi bagian dari solusi. Suasana yang aman dan rukun inilah yang menjadi pijakan untuk berkolaborasi dalam membangun Kabupaten Pringsewu.
“Oleh karena pembangunan Pringsewu adalah tanggungjawab bersama, saya berharap melalui pembinaan dan pemberdayaan ormas dapat dibangun pemahaman, sinergi, dan komitmen bersama. Mari kita teguhkan semangat Bersinergi, Berkolaborasi dan Bergotongroyong untuk masyarakat Pringsewu yang Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius,” pungkasnya.
Sosialisasi, pembinaan dan pemberdayaan ormas yang menghadirkan pemateri dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Kepolisian Resor Pringsewu, Kodim 0424 Tanggamus, dan Kejaksaan Negeri Pringsewu ini juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Pringsewu Ihsan Hendrawan, serta diikuti puluhan organisasi kemasyarakatan di Bumi Jejama Secancanan. (Ra)
