Harga Karet Terpuruk, Sawit Melonjak: Petani di Barito Utara Tagih Janji Pemerintah

Barito Utara,Potensinasional.id– Penurunan harga getah karet yang terus berlangsung menjadi keluhan utama masyarakat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Di tengah melonjaknya harga dan geliat industri kelapa sawit, para petani karet mengaku belum merasakan keberpihakan kebijakan yang signifikan terhadap komoditas yang telah lama menjadi sumber penghidupan mereka.

Sejak bertahun-tahun, peningkatan harga karet kerap menjadi janji kampanye para calon legislatif maupun kepala daerah. Namun, hingga kini harga getah karet dinilai stagnan, bahkan cenderung tidak lagi mampu menopang kebutuhan hidup petani.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan di kalangan petani yang menggantungkan ekonomi keluarga pada hasil sadap karet. Mereka menilai tidak ada perubahan berarti dalam tata niaga maupun dukungan pemerintah terhadap sektor ini.

“Dari masih bujang sampai sekarang sudah punya delapan cucu, harga karet di Barito Utara begini-begini saja. Setiap kampanye katanya mau menaikkan harga dan memperhatikan petani, tapi setelah terpilih seperti lupa,” ujar seorang warga Desa Hajak Raya yang enggan disebutkan namanya.

Berbanding terbalik, sektor kelapa sawit di wilayah yang sama justru menunjukkan perkembangan signifikan. Pembangunan pabrik pengolahan sawit di sejumlah titik dinilai memberi dampak positif berupa nilai tambah dan kepastian pasar bagi petani sawit. Infrastruktur dan rantai distribusi yang lebih tertata membuat komoditas ini lebih kompetitif dan menjanjikan secara ekonomi.

Perbedaan perkembangan tersebut memunculkan kesan adanya disparitas perhatian dan investasi antara sektor karet dan sawit di daerah yang sama.

Sejumlah kalangan menilai pemerintah daerah perlu merumuskan kebijakan komprehensif untuk menyelamatkan sektor karet. Upaya itu tidak hanya sebatas intervensi harga, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur penunjang, penguatan teknologi pengolahan, akses permodalan, hingga sistem pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Penguatan sektor karet dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus mempertahankan tradisi agraris yang telah diwariskan turun-temurun di Barito Utara. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci untuk menciptakan kebijakan yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh petani.

(Henry, A)

Exit mobile version