PRINGSEWU, Potensinasional.id – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali diwujudkan Karang Taruna Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Melalui gerakan swadaya masyarakat dan dukungan para donatur, organisasi kepemudaan tersebut berhasil merealisasikan program bedah rumah milik Priyono (60), warga Dusun Polaman, Kecamatan Pagelaran, yang sebelumnya diketahui tinggal di rumah tidak layak huni.
Program sosial yang dimotori Ketua Karang Taruna Kecamatan Pagelaran, Bambang Irawan, S.H., tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemuda terhadap persoalan sosial di lingkungan masyarakat.
Penyerahan kunci rumah dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Kecamatan Pagelaran, Herdian, yang mewakili Camat Pagelaran, Ketua Karang Taruna Kecamatan Pagelaran Bambang Irawan, serta sejumlah tokoh masyarakat Dusun Polaman.
Dalam kesempatan tersebut, Herdian menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian Karang Taruna yang mampu menggerakkan masyarakat untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemuda kita. Kita patut berkaca pada tradisi gotong royong yang sejak dahulu diwariskan para pendahulu. Kegiatan ini bisa menjadi contoh kebangkitan kembali semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang turut berdampak pada pelaksanaan sejumlah program pemerintah, termasuk program bedah rumah. Karena itu, menurutnya, keterlibatan masyarakat melalui semangat gotong royong menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Pagelaran, Bambang Irawan, menegaskan bahwa organisasinya berkomitmen untuk terus hadir dan berupaya memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Menurut Bambang, kegiatan sosial semacam ini bukan hal baru bagi Karang Taruna Pagelaran. Ia berharap pemerintah daerah dapat terus membangun sinergi dengan organisasi kemasyarakatan agar berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.
“Sebenarnya kegiatan seperti ini sudah lama kami laksanakan. Saya juga berharap pemerintah daerah dapat bersinergi dengan kami sebagai organisasi kemasyarakatan dalam berbagai kegiatan sosial,” ungkap Bambang.
Ia menambahkan, Karang Taruna merupakan organisasi sosial yang berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, bukan untuk mencari keuntungan dari kegiatan yang dilaksanakan.
Saat dikonfirmasi mengenai sumber pembiayaan program bedah rumah tersebut, Bambang menjelaskan bahwa dana yang terkumpul berasal dari swadaya masyarakat dan bantuan para donatur yang diprakarsai oleh Karang Taruna Kecamatan Pagelaran.
“Dana yang terkumpul mencapai Rp31 juta. Dana tersebut berasal dari swadaya masyarakat dan para donatur sehingga program bedah rumah milik Priyono dapat direalisasikan,” jelasnya.
Keberhasilan program tersebut diharapkan dapat menginspirasi berbagai elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat semangat gotong royong, serta membantu warga yang membutuhkan melalui kolaborasi dan aksi nyata di lingkungan masing-masing. (Wasis)
