Peratin Pekon Pagar Dalam Ditemukan Meninggal di Sungai Way Marang, Warga Pesisir Selatan Geger

Pesisir Barat, Potensinasional.id— Warga Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengambang di aliran Sungai Way Marang, tepatnya di belakang kawasan Pasar Senin, Way Jambu, pada Jumat sore (20/3/2026).

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tengah beraktivitas di sekitar muara sungai. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengapung tanpa identitas, sehingga sempat menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat setempat.

Camat Pesisir Selatan, Mirza Sahri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat pertama kali ditemukan, identitas korban belum diketahui dan petugas bersama warga langsung melakukan proses evakuasi.

“Penemuan terjadi sore ini di muara Pasar Senin Way Jambu. Saat ditemukan, korban belum diketahui identitasnya dan langsung dilakukan evakuasi,” ujarnya.

Seiring proses penanganan, identitas korban akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Eriza Deska Aryanto, yang merupakan Peratin (Kepala Desa) Pekon Pagar Dalam.

Kepastian identitas tersebut disampaikan oleh Ketua DPK APDESI Kecamatan Pesisir Selatan sekaligus Peratin Pekon Biha, Rizkon Alhuda, pada Jumat malam. Ia menyebutkan bahwa jenazah saat ini telah berada di Puskesmas Biha.

“Benar, jenazah yang ditemukan di Sungai Way Marang tersebut adalah Peratin Pekon Pagar Dalam. Saat ini jenazah sudah berada di Puskesmas Biha,” ungkapnya.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah rencananya akan dirujuk ke rumah sakit di Bandar Lampung guna menjalani proses autopsi lebih lanjut.

Peristiwa ini mengejutkan masyarakat, khususnya warga Pesisir Selatan dan Pekon Pagar Dalam. Pasalnya, saat ditemukan, korban tidak membawa identitas apapun sehingga sempat menyulitkan proses pengenalan.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban. Sementara itu, duka mendalam menyelimuti masyarakat atas kepergian salah satu tokoh pemimpin di wilayah tersebut. (Zainal)

Exit mobile version