Peringati Peristiwa 27 Juli, DPC PDI Perjuangan Pringsewu Gelar Bakti Sosial dan Serahkan SK Pengurus PAC

Pringsewu, Potensinasional.id – Dalam rangka memperingati Peristiwa 27 Juli, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu menggelar kegiatan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu, serta Pekon Karangsari, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (18/7/2026).

Selain kegiatan sosial, DPC PDI Perjuangan juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Pringsewu dan Kecamatan Pagelaran sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.

Kegiatan yang mewakili Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu dipimpin oleh Sekretaris DPC, Hi. Agus Irwanto, S.E. Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pringsewu dari Fraksi PDI Perjuangan Bambang Kurniawan, anggota Fraksi PDI Perjuangan Priono, jajaran pengurus DPC yakni Hi. Sutrisno, Sudewi, Siti Mudmainah, Diana Novita, dan Suprihatin, serta para pengurus PAC dan kader PDI Perjuangan.

Dalam kesempatan tersebut, Hi. Agus Irwanto menyerahkan SK kepengurusan kepada Sirwan sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pringsewu dan Mujiono sebagai Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pagelaran.

Menurutnya, penyerahan SK tersebut merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi partai agar semakin solid dalam menjalankan program dan perjuangan di tengah masyarakat.

Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah tokoh senior PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu, di antaranya Alex dari Pringsewu Timur dan Kasman, yang selama ini dikenal berperan dalam perjalanan serta pembinaan kader partai di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Hi. Agus Irwanto menegaskan bahwa Peristiwa 27 Juli merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan demokrasi di Indonesia yang harus terus dikenang oleh seluruh kader partai.

“Peristiwa 27 Juli mengajarkan kepada kita arti keteguhan dalam memperjuangkan demokrasi dan keberpihakan kepada rakyat. Karena itu, peringatannya tidak hanya menjadi refleksi sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial dan penguatan organisasi. Partai harus selalu hadir, membantu masyarakat, dan menjadi rumah perjuangan wong cilik,” ujar Agus Irwanto.

Ia menambahkan, melalui momentum peringatan Peristiwa 27 Juli, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pringsewu berkomitmen untuk terus memperkuat soliditas organisasi hingga tingkat PAC, sekaligus menjaga nilai-nilai gotong royong, kemanusiaan, dan demokrasi dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Kami Tidak Lupa, Perjuangan Belum Selesai”, PDI Perjuangan Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama rakyat, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta mengawal cita-cita demokrasi yang berpihak kepada wong cilik. (Borneo)