PRINGSEWU, http://potensinasional.id – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meninjau proses pembuatan paspor bagi para peserta magang ke Jepang, di Aula Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DisnakerTrans) Kabupaten Pringsewu, Komplek Perkantoran Pemkab setempat, pada Kamis (15/1/2026).
Dikatakan Bupati, program magang ke Jepang merupakan program Kementerian Ketenagakerjaan dan baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu, dimana hanya beberapa daerah saja yang terpilih dan mampu untuk menyelenggarakannya.
“Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan International Manpower Japan guna meningkatkan kompetensi teknis serta kompetensi non teknis, seperti etos kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kerja khas masyarakat Jepang,” katanya.
Dari jumlah awal 260 pendaftar pada Juni 2025 lalu, lanjut bupati, tersisa 59 orang yang berhasil lolos hingga tahap sembilan dari 11 tahapan yang harus dilalui. Dengan demikian, masih 2 tahapan lagi yang mesti ditempuh sebelum diberangkatkan ke Negeri Sakura.
“Program magang ke Jepang ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membuka akses lapangan kerja yang legal dan lebih aman jika dibandingkan jalur lain. Kita bertekad menjadikan Pringsewu sebagai salah satu daerah yang konsisten menghasilkan tenaga kerja kompeten dan siap bersaing di kancah internasional,” ujarnya.
Terkait pembuatan paspor di kantor DisnakerTrans Kabupaten Pringsewu, lanjut bupati, pada kegiatan yang dihadiri jajaran Pemkab Pringsewu dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung, merupakan bentuk kerjasama antara keduanya bagi memudahkan calon peserta magang. (Ra)
