Jalan Alternatif Rp5,5 Miliar di Pringsewu Rusak Meski Baru Diresmikan, Warga Minta Audit Proyek

Pringsewu, Potensinasional.id – Jalan alternatif Kabupaten Pringsewu yang berlokasi di Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, menuai sorotan publik. Pasalnya, proyek bernilai fantastis Rp5,5 miliar tersebut kini mulai mengalami kerusakan, meski baru berusia beberapa bulan sejak diresmikan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah titik pada ruas jalan tersebut terlihat retak bahkan amblas. Kondisi ini memicu kekecewaan warga, mengingat proyek tersebut belum genap lima bulan sejak dilakukan seremoni groundbreaking oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, pada Senin (1/9/2025) lalu.

“Ini jalan belum sempat ulang tahun, tapi sudah banyak yang rusak dan berlobang. Kami sebagai masyarakat sangat kecewa,” keluh salah satu warga Podomoro, Selasa (8/1/2026).

Menurut warga, proyek infrastruktur yang menelan anggaran miliaran rupiah itu seharusnya memiliki kualitas dan daya tahan yang lebih baik. Kerusakan dini tersebut menimbulkan tanda tanya besar terkait mutu pekerjaan, perencanaan teknis, hingga pengawasan proyek.

Masyarakat Pekon Podomoro pun mendesak Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk segera turun ke lapangan melakukan pengecekan menyeluruh. Bahkan, warga berharap aparat penegak hukum (APH) turut melakukan audit terhadap proyek tersebut guna memastikan tidak adanya dugaan penyimpangan.

“Kalau perlu, proyek ini diaudit. Ini uang negara, uang rakyat. Masa baru beberapa bulan sudah rusak. Ada apa dengan pemenang tender?” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun dinas teknis terkait belum memberikan keterangan resmi. Publik kini menunggu langkah tegas pemerintah daerah dalam merespons keluhan masyarakat agar persoalan ini tidak menambah daftar panjang proyek bermasalah di Kabupaten Pringsewu. (Borneo)

Exit mobile version