Pringsewu, Potensinasional.id – Wujud kepedulian terhadap proses pencarian korban tenggelam di Sungai Way Sekampung, Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, ditunjukkan oleh Karang Taruna Kecamatan Gadingrejo bersama Karang Taruna Pekon Yogyakarta dengan menyalurkan bantuan logistik bagi tim pencarian, Sabtu (4/7/2026).
Bantuan berupa makanan siap saji dan air mineral tersebut diserahkan langsung kepada personel gabungan yang sejak pagi melakukan operasi pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang di aliran Sungai Way Sekampung.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan Gadingrejo, Hendra Witoko, bersama Ketua Karang Taruna Pekon Yogyakarta, Dwi Yanto. Keduanya turut hadir di lokasi sebagai bentuk dukungan moril sekaligus memastikan kebutuhan konsumsi para petugas dan relawan selama proses pencarian dapat terpenuhi.
Hendra Witoko mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Karang Taruna terhadap para petugas gabungan yang bekerja tanpa mengenal waktu dalam upaya menemukan korban.
“Kami berharap bantuan sederhana ini dapat membantu menjaga stamina para petugas dan relawan yang terus melakukan pencarian. Semoga korban segera ditemukan dan keluarga diberikan kekuatan serta ketabahan menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dwi Yanto menyampaikan bahwa Karang Taruna Pekon Yogyakarta akan terus mendukung setiap kegiatan kemanusiaan di wilayahnya, termasuk memberikan bantuan yang dibutuhkan selama proses pencarian berlangsung.
Aksi sosial ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian generasi muda terhadap sesama. Kehadiran Karang Taruna di tengah situasi darurat diharapkan dapat memberikan semangat bagi tim pencarian serta keluarga korban yang masih menunggu kabar baik dari proses evakuasi.
Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Way Sekampung hingga saat ini masih dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat dengan menyisir aliran sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban. (Hendri)
