Revitalisasi SMPN 13 Krui Capai 90 Persen, Warga Apresiasi Kepemimpinan Kepala Sekolah

PESISIR BARAT, Potensinasional.id — Program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di SMP Negeri 13 Krui, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Rabu (9/9/2026), progres pembangunan dilaporkan telah mencapai sekitar 90 persen.

Pembangunan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai revitalisasi menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan. Saat ini, proses pembangunan memasuki tahap penyelesaian akhir sebelum seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Kepala SMPN 13 Krui, Dewi Feberwati, S.Pd., menyampaikan bahwa proses revitalisasi mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dewan guru, komite sekolah, wali murid, tenaga pelaksana, serta masyarakat sekitar.

Dukungan tersebut dinilai turut membantu kelancaran pelaksanaan pembangunan hingga memasuki tahap akhir.

Sejumlah warga juga mengapresiasi upaya pihak sekolah dalam mengawal program revitalisasi tersebut. Mereka berharap fasilitas baru yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 13 Krui.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dewi Feberwati yang telah berupaya mewujudkan pembangunan revitalisasi sekolah ini. Kami berharap fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kami dalam memperoleh pendidikan yang lebih baik,” ujar salah seorang warga.

Dinilai Aktif Membangun Komunikasi

Selama kurang lebih sepuluh tahun memimpin SMPN 13 Krui, Dewi Feberwati dinilai terus berupaya mendorong peningkatan kualitas sekolah, termasuk dalam pengembangan sarana dan prasarana serta membangun hubungan kemitraan dengan masyarakat.

Warga menilai komunikasi antara pihak sekolah, wali murid, komite, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran berbagai program di lingkungan sekolah.

Bagi masyarakat, keberhasilan pembangunan sekolah bukan hanya dilihat dari berdirinya bangunan baru, tetapi juga dari bagaimana seluruh pihak dapat menjaga komunikasi, kebersamaan, dan kepentingan peserta didik selama proses pembangunan berlangsung.

Dewi Feberwati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan program revitalisasi.

Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga fasilitas yang telah dibangun segera dapat digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses revitalisasi ini. Mudah-mudahan pembangunan dapat segera selesai dan fasilitas yang ada nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik,” ungkap Dewi.

Harapan untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Masyarakat berharap revitalisasi SMPN 13 Krui tidak berhenti pada peningkatan fisik bangunan, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan proses pembelajaran.

Warga juga mendorong agar Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat terus memberikan pembinaan dan dukungan kepada satuan pendidikan yang berupaya meningkatkan kualitas sarana maupun layanan pendidikan.

Menurut masyarakat, fasilitas sekolah yang memadai merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman. Namun, keberadaan fasilitas tersebut harus berjalan beriringan dengan kualitas tenaga pendidik, tata kelola sekolah, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 90 persen, revitalisasi SMPN 13 Krui diharapkan segera rampung dan dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

Sinergi antara pihak sekolah, pemerintah, komite, wali murid, dan masyarakat juga diharapkan terus terjaga agar peningkatan sarana pendidikan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.

 

Jurnalis: Zainal Abidin

Exit mobile version