PAGELARAN, http://potensinasional.id – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Pringsewu selama 2 hari (7-8 November 2026) menggelar kegiatan Gladian Pimpinan Satuan (Dianpinsat) Kwarcab Pringsewu 2026. Kegiatan yang digelar di Taman Wisata Ratu Banyu, Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung ini diikuti 31 peserta utusan dari perwakilan Kwartir Ranting se-Kwarcab Pringsewu.
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pringsewu saat membuka kegiatan ini, pada Sabtu, 7 November 2026, berpesan kepada seluruh peserta kegiatan Dianpinsat untuk senantiasa menjaga kedisiplinan, kesehatan, keselamatan, sopan santun, serta nama baik Gerakan Pramuka.
“Melalui Dianpinsat ini, adik-adik peserta diharapkan dapat mengembangkan lima kemampuan penting. Yaitu, yang pertama kemampuan berkomunikasi. Seorang pemimpin harus mampu menyampaikan gagasan dengan baik sekaligus mendengarkan pendapat orang lain. Kedua, kemampuan bekerja sama. Sebab, tidak ada keberhasilan yang dicapai seorang diri, dimana kepemimpinan membutuhkan kekompakan dan semangat gotong royong,” ujarnya.
Sedanngkan kemampuan ketiga, adalah kemampuan menyelesaikan masalah. Menurutnya, seorang pemimpin harus tenang, bijaksana, dan mampu mencari solusi ketika menghadapi tantangan. Keempat, kemampuan mengelola organisasi. Seorang anggota Pramuka perlu memahami bagaimana mengatur kegiatan, membagi tugas, serta menjalankan administrasi satuan dengan tertib.
“Dan, yang kelima adalah kemampuan memiliki tanggung jawab dan keteladanan. Seorang pemimpin harus berani bertanggung jawab dan mampu menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Satya dan Dharma Pramuka. Perlu kita pahami bahwa pemimpin sejati adalah seseorang yang mampu memberi teladan, mendengarkan, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan Umi Laila bahwa kegiatan Dianpinsat memiliki arti penting dalam membentuk kader-kader pemimpin Pramuka yang memiliki kemampuan, karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan. Pemimpin yang hebat, lanjutnya, bukanlah mereka yang ingin selalu berada di depan, tetapi mereka yang mampu mengajak, menggerakkan, dan membawa orang lain menuju keberhasilan bersama.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum bagi melahirkan pemimpin-pemimpin muda Pramuka yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga kuat dalam karakter, tangguh dalam menghadapi tantangan, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ajak Umi Laila menutup amanatnya. Pembukaan Dianpinsat dihadiri utusan Kwartir Daerah Lampung, jajaran Kwarcab, Andalan dan Dewan Kerja Cabang Kwarcab Pringsewu. (Ra)
